• SUPPORT AGEN BOLA
    HANDAL DAN TERPERCAYA
  • PIN BBM MAXBET303PIN BBM
    2210A855 / D1ACBF25
  • LIBE ID MAXBET303LINE ID
    MAXBET303
  • YAHOO MESSENGER MAXBET303YAHOO ID
    CSMAXBET303
  • WHATSAPP MAXBET303WHATSAPP
    +855 89808928
  • WECHAT MAXBET303WECHAT ID
    MAXBET303
  • WHATSAPP MAXBET303 +855 89808928
  • LIBE ID MAXBET303 MAXBET303
  • YAHOO MESSENGER MAXBET303 CSMAXBET303
  • WECHAT MAXBET303 MAXBET303
  • PIN BBM MAXBET303 2210A522 / D1ACBF25

Motor Listrik Asli Indonesia Siap Dijual

15/07/2016 Kategori : Berita Unik

Tags: , ,

Motor listrik nasional Gesits akan diproduksi pada tahun 2017 sehingga dijual ke konsumen pada tahun 2018.

Berapa harganya? “15 juta rupiah saja,” ucap CEO Garansindo Muhammad Al Abdullah kepada Agen Sabung Ayam. Untuk mesinnya sendiri, Gesits mengandalkan mesin bertenaga listrik dengan daya motor sebesar 5KW, dan mengadopsi baterai Lithium Ion 1.980 WH, dan cukup mengisinya dalam waktu sekitar 1.5 sampai 3 jam. Menariknya, untuk satu kali ulang pengisian baterai, bisa mengendarai motor listrik ini sejauh 80 – 100 km.

Menristek Dikti Muhammad Nasir juga mengharapkan motor listrik buatan ITS harus bisa dijual ke masyarakat pada tahun 2017.  “Target 2017 harus komersialisasi. Motor listrik yang dari luar negeri itu harganya saja sampai Rp 250 juta. Tadi Garansindo bilang harga motor listrik ITS ini bisa di bawah Rp 20 juta,” lanjut Nasir.

Dengan harga tersebut, Gesits bisa saja bersaing dengan motor serupa yang berbahan bakar konvensional. Dan menurut Nasir itu sangat menguntungkan karena Gesits menggunakan teknologi yang berbeda.

Kata-kata “untung” yang ditekankan Nasir mengacu pada teori ekonomi yang menyatakan jika siapa yang pertama kali memulai akan memperoleh margin keuntungan tertinggi.

“Untungnya pasti besar karena belum ada kompetitor. Nanti kalau satu pesaing masuk, untung sudah jadi kecil. Kalau ada pesaing-pesaing lain masuk lagi, itu namanya sudah berkompetisi,” terang Nasir.

Semua komponen yang digunakan memproduksi Gesits adalah komponen lokal. Satu-satunya komponen yang impor adalah baterai. Nasir juga mengungkapkan ada satu perguruan tinggi yang sudah bisa membuat baterai. ITS diharapkan bisa berkolaborasi dengan perguruan tinggi tersebut agar masalah baterai dapat teratasi dan tidak perlu mengimpor lagi.

Serangkaian uji coba dan proses produksi masih akan menjadi tantangan tersendiri buat ITS dan Garansindo agar motor listrik pertama di Indonesia ini bisa lancar dilepas ke pasaran. Karena itu Garansindo akan mempersiapkan basis manufaktur.

“Untuk benar-benar siap dilepas ke pasar, diperlukan sertifikasi dan standar nasional. Tapi untuk masalah tersebut sepertinya tidak masalah karena BPPT merupakan bagian dari Kemenristek Dikti dan kami juga sudah bekerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional,” tandas Nasir.

Artikel Populer

histat

Support Link

Contact Details

  • Jl. Klampis jaya Nomor 27 B lantai 2 Gedung Bank Sinarmas surabaya
  • +855 89808 928
  • BB PIN: 2210A855
  • LINE ID: MAXBET303
  • YM: CSMAXBET303@yahoo.com